Vincent Chen

Vincent Chen

Student Ambassador

Followers of Vincent Chen237 followers
location of Vincent ChenSurabaya, East Java, Indonesia

Connect with Vincent Chen to Send Message

Connect

Connect with Vincent Chen to Send Message

Connect
  • Timeline

  • About me

    Warehouse Logistics Manager at PT. Indal Aluminium Tbk

  • Education

    • Universitas Surabaya (UBAYA)

      2011 - 2015
      Bachelor's degree Industrial Engineering 3.663

      Activities and Societies: Teaching Assitant at Operational Research, Teaching Assitant at Facilities Layout Design and University Ambassador

  • Experience

    • Universitas Surabaya (UBAYA)

      Aug 2013 - May 2015
      Student Ambassador

      Responsible to provide information about university, promote university to high schoolers, be a role model and customer service.

    • Indal Aluminium Industry Tbk, PT

      May 2015 - Feb 2018
      Production Planning Control

      Responsible for planning daily production for short and long term project, integrate the parties of organization, inventory control and delivery planning.

    • SUSHI CREW

      Mar 2018 - Feb 2019
      Kitchen Manager

      Responsible for overall operations for the kitchen area of a restaurant. Managing purchase food and stock control, shift management, food quality control, training management, and safety techniques.

    • Indal Aluminium Industry Tbk, PT

      May 2019 - Oct 2022

      Analyzed existing procedures and developed guidance that decrease the shipping problem by 48% over 3 months, scheduled and monitored shipment plan that can surpassed shipment target by 200 tons. Responsible for compiling and distributing statistical information, analyzing monthly delivery report, provide analysis and support for marketing team with daily production summary report.

      • Warehouse Logistics Manager

        Oct 2020 - Oct 2022
      • Marketing Support Specialist

        May 2019 - Oct 2020
  • Licenses & Certifications

    • Cum Laude Graduate

      Universitas Surabaya (UBAYA)
      Mar 2015
  • Honors & Awards

    • Awarded to Vincent Chen
      1st Place of Challenge on Product Design and Ergonomics Gadjah Mada University Nov 2014 Empat mahasiswa dari Jurusan Teknik Industri dan Desain Manajemen Produk Universitas Surabaya (Ubaya) meraih juara pertama lomba CHRONICS (Challenge on Product Design and Ergonomics) 2014 yang untuk pertama kalinya digelar setingkat regional Asia Tenggara."Lomba desain produk (despro) yang ergonomis itu mengusung tema Traveling For Long Duration Trip, karena itu kami membuat tas dengan label MOBA," kata mahasiswa Ubaya, Albert Ong, di kampus setempat, Rabu.Didampingi tiga… Show more Empat mahasiswa dari Jurusan Teknik Industri dan Desain Manajemen Produk Universitas Surabaya (Ubaya) meraih juara pertama lomba CHRONICS (Challenge on Product Design and Ergonomics) 2014 yang untuk pertama kalinya digelar setingkat regional Asia Tenggara."Lomba desain produk (despro) yang ergonomis itu mengusung tema Traveling For Long Duration Trip, karena itu kami membuat tas dengan label MOBA," kata mahasiswa Ubaya, Albert Ong, di kampus setempat, Rabu.Didampingi tiga rekannya yakni Vincent dan Willyanto Wirya Dinata (Jurusan Teknik Industri) serta Fiorencius Franantya (Jurusan Desain Manajemen Produk), ia menjelaskan Lomba CHRONICS 2014 se-Asean yang diselenggarakan UGM Yogyakarta itu diikuti 100 lebih tim mahasiswa dari Indonesia, Filipina, dan Thailand."MOBA adalah tas yang terdiri dari empat bagian, yakni bagian pertama adalah suitcase atau orang sering menyebut koper. Koper hasil karya kami memiliki kelebihan pada tuas pendorong yang dapat berfungsi sebagai tongsis (tongkat narsis)," katanya.Tidak hanya itu, pada bagian koper itu, Fiorencius Franantya selaku "product desain" melengkapinya dengan roda ringan yang mampu berputar 360 derajat.Bagian kedua adalah "backpack" yang dilengkapi "case" untuk laptop sehingga relatih aman dari guncangan. Backpack ini dilengkapi "system piezo electric" yang mampu mengubah energy kinetic menjadi energy listrik, sehingga output energy yang dihasilkan oleh piezo elektronic dapat digunakan mengisi baterai gadget (HP, Android, tab, dan sebagainya).Bagian ketiga dari MOBA adalah shoes bag atau tempat menyimpan sepatu. Dengan dimensi 18 x 33 x 11 cukup untuk segala jenis sepatu dewasa. Dengan berat maksimal sepatu 3 kilogram. Bagian yang terakhir adalah sling bag atau biasa disebut tas selempang. Berdimensi 20 x 4 x 24, maka sangat fleksibel digunakan bepergian dengan barang bawaan sedikit. Show less
    • Awarded to Vincent Chen
      1st Place of Industrial Challenge 2014 Sepuluh Nopember Institute of Technology Mar 2014 Jurusan Teknik Industri Ubaya sangat aktif berpartisipasi dalam kompetisi – kompetisi akademik dalam berbagai tingkatan baik di level nasional maupun regional, salah satunya adalah Industrial Challenge (INCHALL) yang diselenggarakan 2 tahun sekali oleh HMTI ITS (Himpunan Mahasiswa Teknik Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember). INCHALL 2014 ini adalah yang kelima. Acara yang diadakan setiap dua tahun sekali ini sukses menarik ratusan peserta dari seluruh Indonesia. Hal itu pun dibuktikan… Show more Jurusan Teknik Industri Ubaya sangat aktif berpartisipasi dalam kompetisi – kompetisi akademik dalam berbagai tingkatan baik di level nasional maupun regional, salah satunya adalah Industrial Challenge (INCHALL) yang diselenggarakan 2 tahun sekali oleh HMTI ITS (Himpunan Mahasiswa Teknik Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember). INCHALL 2014 ini adalah yang kelima. Acara yang diadakan setiap dua tahun sekali ini sukses menarik ratusan peserta dari seluruh Indonesia. Hal itu pun dibuktikan dengan partisipasi sejumlah region se-nusantara yang mengirimkan lima timnya sebagai batas kuota kontingen masing-masing universitas. Kompetisi tingkat nasional ini dilaksanakan pada tanggal 19 – 22 Maret 2014 dan bertema “Creating Sustainable Value”. Babak pertama dari lomba ini adalah seleksi online. Peserta yang mengikuti lomba ini adalah 113 tim yang berasal dari 29 universitas di Indonesia. Terdapat 15 tim yang maju ke babak final bertempat di kampus ITS, salah satunya adalah tim “GEES” dari Ubaya. Tim GEES yang beranggotakan Vincent (2011), Willyanto (2011), dan Angeline Elita (2012), semuanya dari Jurusan Teknik Industri. Keempat tim lainnya yang lolos ke babak final, yaitu dari ITS, Universitas Atmajaya, Universitas Parahyangan dan Universitas Gajah Mada. Pada lomba ini tim GEES dari TI Ubaya berhasil meraih Juara 1. Viva TI Ubaya! Show less
    • Awarded to Vincent Chen
      1st Place of Industrial Design Seminar and Competition Diponegoro University Sep 2013 Banyak cara mendidik anak untuk cinta lingkungan. Tiga mahasiswa Ubaya ini punya cara yang efisien, tapi tepat sasaran. Mainan automata ciptaan mereka mampu mengedukasi anak-anak. Namanya Busada atau buang sampah Indonesia. Tiga mahasiswa itu adalah Willyanto Wirya Dinata, Vincent, dan Fiorencius Franantya. Mainan karyanya mengusung konsep go green. Busada ini sangat cocok untuk anak-anak, terutama usia 6 sampai 12 tahun.Pemainnya dua orang. Satu orang melemparkan sampah dengan… Show more Banyak cara mendidik anak untuk cinta lingkungan. Tiga mahasiswa Ubaya ini punya cara yang efisien, tapi tepat sasaran. Mainan automata ciptaan mereka mampu mengedukasi anak-anak. Namanya Busada atau buang sampah Indonesia. Tiga mahasiswa itu adalah Willyanto Wirya Dinata, Vincent, dan Fiorencius Franantya. Mainan karyanya mengusung konsep go green. Busada ini sangat cocok untuk anak-anak, terutama usia 6 sampai 12 tahun.Pemainnya dua orang. Satu orang melemparkan sampah dengan ketapel. Satu orang lagi memutar alat pada mainan tersebut hingga bergerak untuk menangkap sampah. Artinya, membuang sampah tidak boleh sembarangan. "Ada tiga level, mulai tidak ada rintangan hingga banyak rintangan," jelasnya. Permainan akan semakin sulit sesuai dengan levelnya. Dia menambahkan, konsep mainan tersebut berawal dari keprihatinan terhadap masih minimnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah. Mereka ingin menciptakan sebuah mainan, yang tidak hanya asyik, tetapi juga mendidik. "Mendidik anak buang sampah lewat permainan lebih mudah," ujarnya. Alas permainan dibuat dengan batik. Kartu-kartu permainan juga mencantumkan aneka ragam budaya di setiap daerah. Misalnya, tarian, makanan, pakaian adat, rumah adat, dan lainnya. "Kartu budaya ini dibuat secara terpisah dari permainan," sambung Willy. Kartu-kartu itu bisa dibaca sebagai pengenalan tentang budaya dan etika. Karya itu mengantarkan tiga mahasiswa semester lima tersebut menjadi juara dalam Industrial Design National Seminar and Competition (Indisco) di Universitas Negeri Diponegoro (Undip) akhir September. Mereka menyisihkan 22 peserta dari perguruan tinggi di Indonesia. Show less